Betapa pentingnya memahami tentang hubungan antara plaque dengan fungsi lambung, bahwa
kegagalan pencernaan protein yang dimulai di lambung akan berlanjut dengan terbentuknya
plaque.
Plaque adalah timbunan lemak dan kholesterol di dalam pembuluh darah dan lain- lain yang
kemudian dimakan oleh sel makrofag yang justru menyebabkan kematian sel tersebut dan
selanjutnya terbentuk plaque.
Bila terbentuknya plaque ini terus menerus dan tidak ada mekanisme penghentian maka plaque
ini semakin banyak dan akhirnya mengganggu metabolisme : Ada dua mekanisme yaitu secara
mikro dan makro.
- Secara mikro : Plaque Menempel di reseptor insulin yang ada di dinding sel yang
mengakibatkan reseptor insulin tidak sensitive sehingga perlu hormon insulin lebih
banyak untuk bekerja di reseptor. Hal ini menyebabkan otak memerintahkan
pancreas untuk bekerja lebih keras agar menghasilkan hormon insulin lebih banyak.
Bila kondisi ini terus terjadi maka pancreas akan kelelahan dan tidak mempu lagi
produksi hormon insulin. Selanjutnya kadar gula darah naik, dan bila seseorang
konsumsi gula,. kadar gula darahnya semakin tinggi, ini yang disebut dengan
Diabetes Melitus ( kencing manis ). - Secara makro : Plaque berkerumun di dinding pembuluh darah sehingga
menyebabkan pembuluh darah menyempit bahkan bisa buntu :
ii. Bila terjadi pada pembuluh darah di jantung menyebabkan Penyakit
Jantung coroner ( PJK ) dan serangan jantung ( IMA ) yang sangat
berbahaya
iii. Bila terjadi di pembuluh darah secara menyeluruh, meningkatkan
beban jantung sehingga jantung harus bekerja lebih keras. Maka terjadi
penyakit Hipertensi
Ad: Bahasan ini dibuat sederhana mendasar agar mudah dipahami
dr. Wachid MGA Marasake
