Sebagaimana telah kita ketahui bahwa jumlah sel penyusun tubuh manusia bisa mencapai 100 Trilyun sel dengan sifat dan karakteristik sangat bervariasi sebagaimana bervariasinya tugas dan fungsi jaringan. Masing-masing jaringan dengan fungsi yang sama akan saling menunjang dan melengkapi fungsi dan tugasnya menjadi satu organ. Misalnya, jaringan sel-sel otot jantung bersama sel-sel penyusun jaringan pembuluh darah menyatu dalam tugas dan fungsi dalam organ system peredaran darah. Demikian juga organ system pernapasan, system pencernaan makanan, system saraf pusat dll.
Untuk menjalankan fungsinya dengan baik, normal dan sehat semua sel memerlukan makanan sebagai sumber nutrisi (makanan sel).
Dalam tubuh kita terdapat racun atau kotoran yang secara normal diproduksi oleh tubuh dan tubuhpun juga memproduksi penawarnya. Selain itu juga ada factor eksternal bahan racun yang masuk dan tubuh pun juga punya mekanisme untuk mengahalaunya. Tetapi pada batas tertentu tubuh memerlukan upaya lebih dan bantuan untuk mengahalau bahan-bahan yang merugikan tersebut. Upaya untuk menghalau racun-racun tersebut disebut dengan detoxifikasi.
Nah setelah kita mengetahui hal2 tersebut, Selanjutnya dipikirkan tentang nutrisi yang efektif dan efisien untuk diberikan.
Ketika kita bicara tentang Detoksifikasi maka saya menyebutnya sebagai upaya Babat. Ketika saya memikirkan tentang nutrisi yang efektif dan efisien maka saya menyebutnya sebagai upaya Tanam. Jadi upaya agar sehat yang saya perkenalkan di saluran ini adalah Sehat dengan SISTEM BABAT TANAM.
Sebelum menanam di suatu lahan dengan tanaman produktif, maka harus dilakukan babat, yaitu menghilangkan tanaman2 liar dan gulma yang ada di lahan tersebut. Setelah bersih barulah ditanami tanaman yang diinginkan. Insya Allah tanaman akan tumbuh sesuai potensi aslinya tanpa adanya hambatan.
Selanjutnya diberi pupuk yang merangsang pertumbuhan dan perkembangan dan sekaligus sebagai bahan makan tanaman tersebut. Insya Allah tanaman akan bertumbuh dan berkembang lebih baik sesuai harapan Babat yang saya maksudkan di sini adalah upaya detoksifikasi, yaitu mengikat dan mengeluasrkan bahan-bahan yang meracuni dan menghambat metabolisme, baik dari tubuh sendiri maupun pencemaran dari luar.
BABAT
Babat adalah upaya detoksifikasi yaitu proses menghilangkan atau menetralkan racun dari tubuh. Racun ini bisa berasal dari luar tubuh (misalnya makanan tidak sehat, polusi, alkohol, atau obat-obatan) maupun dari dalam tubuh (hasil samping metabolisme normal).
Secara alami tubuh manusia mampu melakukan detoksifikasi dengan mengaktifkan organ-organ, seperti :
- Hati (liver) : Menyaring dan menguraikan zat-zat beracun dari darah dengan enzim-enzim.
- Ginjal : Menyaring darah dan membuang limbah metabolisme lewat urin.
- Lambung dan Usus: Membunuh mikroba ,Mengeluarkan sisa makanan dan zat-zat berbahaya melalui feses.
- Paru-paru : Mengeluarkan racun gas seperti karbon dioksida.
- Kulit : Mengeluarkan racun melalui keringat.
- Sistem limfatik : di dalamnya banyak sel darah putih yang bisa memakan sel-sel kuman.
Cara sederhana memproses detoksifikasi tubuh :
-
- Minum air putih cukup 2 liter / hari.
Air membantu ginjal membuang racun melalui urin. - Perbanyak konsumsi serat.
Serat dari buah, sayur, dan biji-bijian membantu usus mengikat dan mengeluarkan racun. - Konsumsi makanan yang mengandung ikatan complex untuk mengikat logam berat.
- Konsumsi makanan yang mengandung anti oksidan kadar tinggi untuk mengikat radikal bebas.
- Tidur cukup
Saat tidur, otak melakukan “detoksifikasi” dengan membersihkan sisa-sisa metabolisme saraf. - Aktivitas fisik rutin
Olah raga mempercepat sirkulasi darah dan pengeluaran racun lewat keringat. - Puasa intermiten /kontinyu / rutin
Memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan dan meningkatkan proses regenerasi sel. - Tidak Beripikir negative.
Hilangkan pikiran kotor.dan senantiasa berdoa kepada Dzat Yang Maha Kuasa
agar membersihkan jiwa kita dari kekotoran dan makhluk kotor.
- Minum air putih cukup 2 liter / hari.
Memberi layanan kepada tubuh dengan ke 8 aktivitas tersebut tadi bukan hal yang menyiksa, bahkan bila dilakukan dengan penuh syukur, semuanya bisa dinikmati.
Maka dengan aktivitas babat / detoxifikasi, beban kerja tubuh kita telah berkurang dan siap melakukan tugas baru yaitu menerima bahan makanan dari luar untuk diolah menjadi nutrisi sel dan selanjutnya mengelolanya menjadi produk-produk dan kerja-kerja sel yang sangat kompleks.
TANAM
Tanam yang saya maksudkan adalah memberi bahan makanan kepada tubuh untuk ditindak lanjuti oleh sel dengan kerja-kerja metabolik. Keja metabolik adalah membentuk dan membongkar suatu bahan. Membentuk bahan dari makanan menjadi
produk-produk sel misalnya enzim, hormone, antibody, cairan sendi, matrix tulang dan pembentukan sel baru.
Membongkar bahan yang ada dalam tubuh untuk dirubah menjadi bahan lain yang bermanfaat. Misal merubah timbunan lemak menjadi asetil CoA yang selanjutnya menjadi sumber energi semua aktivitas tubuh, demikian seterusnya. Untuk keperluan ini selanjutnya diperlukan makanan efektif dan efisien.
Pemberian makanan yang efektif dan efisien inilah yang saya maksud dengan Tanam, Tanam , dilakukan dengan :
- Makan bervariasi dan banyak lauk. Hal ini karena menyesuaikan tuntutan kebutuhan sel yang juga sangat bervariasi. Banyak lauk, karena di luar air, penyusun tubuh kita 70 % adalah protein. Banyak lauk berarti banyak protein
- Memberi makanan yang efisien, berarti memberi makanan yang sangat dibutuhkan untuk menyusun sel yaitu tinggi protein yang mudah dicerna, misalnya kollagen rantai pendek.
- Memberi makanan yang efisien dengan menyempurnakan kerja lambung yaitu melindunginya dengan pati resisten dari tepung pisang
- Memberi makanan yang efektif berarti memberi nutrisi yang membantu system transportasi tubuh yaitu darah dan system peredaran darah. Darah diberikan asupan protein albumin misalnya dari ekstrak kutuk yang menjaga keseimbangan kekentalan darah, dan sayuran seperti seledri dan teh untuk membuka pembuluh darah kapiler.
- Memberi makanan efektif berarti memberi konsumsi makanan alami, tidak memberi makanan sintetik. Misalnya makanan berperisa , rasa-rasa yang bukan dari bahan makanan aslinya, misal rasa jeruk, rasa ayam dan rasa-rasa yang lain, karena bahan ini akan menjadi beban bagi tubuh. Carilah rasa makanan dari aslinya. Demikian juga penyedap yang berasal dari bahan sintetik juga harus dihindari. Dan demikian pula makanan yang berwarna dari bahan sintetik, carilah warna dari bahan makanan yang asli.
- Memberi makanan efektif juga berarti menghindari konsumsi alkohol, membatasi konsumsi gula, makanan olahan, dan lemak trans. Karena jenis2 makanan tsb akan menambah beban kerja hati dan sistem pencernaan serta beban kerja system metabolisme7. Berjemur untuk aktivasi vitamin D. Vitamin D sangat besar fungsinya menunjang metabolisme, Waktu sekitar pukul 09.00 WIB dengan durasi 10 -15 menit.
- Beripikir Positip, bersyukur dan senantiasa berdoa kepada Dzat Yang Maha Kuasa agar Dia mengembalikan fragmen jiwa kita tercecer di luaran.
Memberi layanan kepada tubuh dengan ke 8 aktivitas tersebut tadi adalah hal yang menyenangkan , bahkan bila dilakukan dengan penuh syukur, maka semuanya adalah nikmat.
Ad: Bahasan ini dibuat sederhana mendasar agar mudah dipahami
dr. Wachid MGA Marasake
