RESIKO MENUMPUKNYA PLAQUE DI DALAM DARAH

Betapa pentingnya memahami tentang hubungan antara plaque dengan fungsi lambung, bahwa
kegagalan pencernaan protein yang dimulai di lambung akan berlanjut dengan terbentuknya
plaque.
Plaque adalah timbunan lemak dan kholesterol di dalam pembuluh darah dan lain- lain yang
kemudian dimakan oleh sel makrofag yang justru menyebabkan kematian sel tersebut dan
selanjutnya terbentuk plaque.
Bila terbentuknya plaque ini terus menerus dan tidak ada mekanisme penghentian maka plaque
ini semakin banyak dan akhirnya mengganggu metabolisme : Ada dua mekanisme yaitu secara
mikro dan makro.

  1. Secara mikro : Plaque Menempel di reseptor insulin yang ada di dinding sel yang
    mengakibatkan reseptor insulin tidak sensitive sehingga perlu hormon insulin lebih
    banyak untuk bekerja di reseptor. Hal ini menyebabkan otak memerintahkan
    pancreas untuk bekerja lebih keras agar menghasilkan hormon insulin lebih banyak.
    Bila kondisi ini terus terjadi maka pancreas akan kelelahan dan tidak mempu lagi
    produksi hormon insulin. Selanjutnya kadar gula darah naik, dan bila seseorang
    konsumsi gula,. kadar gula darahnya semakin tinggi, ini yang disebut dengan
    Diabetes Melitus ( kencing manis ).
  2. Secara makro : Plaque berkerumun di dinding pembuluh darah sehingga
    menyebabkan pembuluh darah menyempit bahkan bisa buntu :
  • i. Bila terjadi pada pembuluh darah di otak menyebabkan stroke
    ii. Bila terjadi pada pembuluh darah di jantung menyebabkan Penyakit
    Jantung coroner ( PJK ) dan serangan jantung ( IMA ) yang sangat
    berbahaya
    iii. Bila terjadi di pembuluh darah secara menyeluruh, meningkatkan
    beban jantung sehingga jantung harus bekerja lebih keras. Maka terjadi
    penyakit Hipertensi
  • Ad: Bahasan ini dibuat sederhana mendasar agar mudah dipahami

    dr. Wachid MGA Marasake

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *